JAKARTA, KOMPAS.com — Virtual Consulting, sebuah perusahaan strategi digital marketing, meluncurkan Akademi Virtual pada ulang tahun perusahaan itu, Selasa (24/1/2012) malam. Target akademi ini adalah meluluskan 1.000 siswa per tahun.
Nukman Luthfie, pendiri dan kepala dosen Akademi Virtual, mengemukakan bahwa akademi ini memfokuskan diri pada peningkatan kualitas sumber saya manusia di bidang digital marketing, yang saat ini sangat kurang dari sisi kualitas maupun kuantitas.
“Saat ini makin banyak perusahaan yang sadar pentingnya pemasaran digital, namun sulit mencari sumber daya yang memahami ilmu ini. Itu karena memang belum diajarkan secara serius di perguruan tinggi. Lembaga pendidikan yang menyediakan ilmu ini juga terbatas,” kata Nukman.
Menurut Nukman, perusahaan saat ini tidak bisa mengabaikan internet, terutama media sosial. Jumlah pengguna internet saat ini lebih dari 50 juta jiwa dan terus tumbuh secara signifikan. “Diperkirakan bakal menembus 167 juta jiwa pada tahun 2015. Ini kan pasar yang sangat besar,” ujarnya.
Menurut Comscore, 86,7 persen pengguna internet yang berusia 14 tahun ke atas sudah menggunakan Facebook. Indonesia menjadi negara kedua terbesar pengguna Facebook setelah Amerika Serikat. Pada saat yang sama, 19 persen pengguna internet yang berusia 14 tahun ke atas itu juga pengguna Twitter.
“Hal ini mendorong munculnya perilaku baru konsumen. Pengguna media sosial cenderung mengabaikan iklan dan lebih percaya rekomendasi teman di internet. Bahkan, teman itu bisa tidak dikenal,” kata Nukman.
Perusahaan mau tidak mau harus serius menggarap pasar digital ini dengan pendekatan pemasaran digital, terutama media sosial. “Nah, kebutuhan yang tinggi inilah yang harus disambar. Perusahaan-perusahaan itu butuh sumber daya yang mumpuni,” ungkapnya.
Akademi Virtual saat ini sudah membuka kelas dasar Social Media Marketing & PR Strategy berupa pelatihan selama tiga hari. “Kami targetkan tahun ini bisa mendidik sedikitnya 1.000 orang melalui workshop dan inhouse training,” kata Iim Fahima, CEO Virtual Consulting.
sumber: KOMPAS.COM











Selamat atas lahirnya Akademi Virtual, semoga dapat meningkatkan kualitas sumber saya manusia di bidang digital marketing dan terutama dalam mendukung tumbuh kembangnya industri mikro, kecil dan menengah di Indonesia
Sungguh keren ada akademi yang lebih fokus ke dunia digital marketing…apakah ini yang pertama di dunia atau di Indonesia?