<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="0.92">
<channel>
	<title>Nukman Luthfie</title>
	<link>http://www.nukmanluthfie.com</link>
	<description>entrepreneurship, manajemen, lifestyle, digital</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Feb 2012 06:53:10 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>
	<!-- generator="WordPress/3.0.4" -->

	<item>
		<title>Eat, Pray, Tweet ala Indonesia</title>
		<description><![CDATA[Detik.com, 20 Februari 2012 Jakarta &#8211; &#8220;Jaman sekarang sepertinya jarang orang kecopetan ponsel. Lha ponselnya dipegang terus kok, dipelototi terus,&#8221; kelakar Nukman Luthfie seraya menirukan tingkah pengguna gadget dengan lucu. Candaan Nukman benar adanya. Pemandangan seperti itu bisa dengan mudah kita temukan di mana saja. Ibaratnya, ponsel berpadu dengan social media seperti Facebook dan Twitter mampu [...]]]></description>
		<link>http://www.nukmanluthfie.com/media-coverage/eat-pray-tweet-ala-indonesia</link>
			</item>
	<item>
		<title>Akademi Virtual Targetkan 1.000 Lulusan Per Tahun</title>
		<description><![CDATA[JAKARTA, KOMPAS.com — Virtual Consulting, sebuah perusahaan strategi digital marketing, meluncurkan Akademi Virtual pada ulang tahun perusahaan itu, Selasa (24/1/2012) malam. Target akademi ini adalah meluluskan 1.000 siswa per tahun. Nukman Luthfie, pendiri dan kepala dosen Akademi Virtual, mengemukakan bahwa akademi ini memfokuskan diri pada peningkatan kualitas sumber saya manusia di bidang digital marketing, yang saat ini [...]]]></description>
		<link>http://www.nukmanluthfie.com/media-coverage/akademi-virtual-targetkan-1-000-lulusan-per-tahun</link>
			</item>
	<item>
		<title>Kicauan Twitter: Di Balik Kicau Unik</title>
		<description><![CDATA[Majalah TEMPO Edisi 5-11 September 2011. Bemunculan akun dan kicauan twitter yang nyeleneh. Pemiliknya jadi selebritas dengan ratusan ribu pengikut, meski bukan tokoh atau artis. Tumpukkan majalah jadi teman pengisi waktu Smita Diastri, 30 tahun. Menjalani cuti bersama kakak iparnya, Indira Bayurini, 29 tahun, mereka pun memiliki waktu “seluas samudera”. Perhatian keduanya tersedot pada soal-soal [...]]]></description>
		<link>http://www.nukmanluthfie.com/media-coverage/kicauan-twitter-di-balik-kicau-unik</link>
			</item>
	<item>
		<title>Hidup Menapaki Anak Tangga</title>
		<description><![CDATA[SWARACINTA Tahun I/Mei-Juni 2011. Nukman Luthfie memanfaatkan setiap langkah hidupnya untuk belajar. Meski latar belakang pendidikannya Teknik Nuklir, tapi Nukman kini dikenal sebagai pengusaha digital dan public speaker di bidang bisnis online dan social media marketing. Lulus dari Teknik Nuklir UGM pada tahun 1990, Nukman Luthfie memutuskan menjadi wartawan. Dimulai dari menjadi wartawan Bisnis Indonesia [...]]]></description>
		<link>http://www.nukmanluthfie.com/media-coverage/hidup-menapaki-anak-tangga</link>
			</item>
	<item>
		<title>Passion Berbuah Sukses</title>
		<description><![CDATA[Market+ edisi 16 &#124; Maret 2011. Kerap muncul di berbagai media elektronik dan cetak sebagai narasumber terpercaya tidak membuatnya tinggi hati. Jujur pada passion telah membawanya meraih kesuksesan di dunia digital. Bagaimana ia bisa mencapa itu semua? Simak wawancara Market+ dengannya sebagai berikut. Bisa diceritakan perjalan karir bapak? Begitu lulus kuliah, dalam sepekan saya segera [...]]]></description>
		<link>http://www.nukmanluthfie.com/media-coverage/passion-berbuah-sukses</link>
			</item>
</channel>
</rss>

